Pendaftaran Online
Daftar disini untuk registrasi anggota

Pemberian SKP oleh IAKMI kepada 34 SKM Tim Nusantara Sehat

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Sebagai bagian dari Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Tenaga Kesehatan Masyarakat, IAKMI memberikan 4 SKP kepada 34 tenaga kesmas (SKM) peserta tim Nusantara Sehat Batch 4 Tahun 2016 yang telah usai menjalankan pengabdian dalam tim tenaga kesehatan di DTPK. SKP tersebut diberikan oleh Sekjen PP IAKMI, Husein Habsyi, SKM, MHComm pada acara Pertemuan Koordinasi Pemulangan Tim NS di Jakarta, 24-27 Sept 2018. Mereka merupakan bagian dari 270 orang tenaga kesehatan tim NS di batch ini, yaitu 16 orang dokter, 26 dokter gigi, 24 apoteker, 11 tenaga kefarmasian, 14 tenaga lab medik, 29 tenaga kesling, 29 tenaga gizi, 45 bidan, 42 perawat dan 34 tenaga kesmas. Para organisasi profesi lainnya juga memberikan SKP bagi anggota nakes masing-masing, yaitu IDI, PDGI, IAI, PAFI, Palteki, Hakli, Persagi, IBI, PPNI. Menteri Kesehatan RI memberikan sertifikat kepada 270 nakes tersebut yang disampaikan oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan, drg. Usman Sumantri, MSc, didampingi Sekretaris Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI),  Dra. Oos Fatimah Rosyanti, M.Kes. dan Kepala Pusrengun BPPSDM Kesehatan, dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS.

Tiga puluh empat tenaga kesmas tersebut telah usai menjalankan tugasnya bekerja pada Puskesmas di Ciamis (Jabar), Sambas, Bengkayang, Landak (Kalbar), Tanah Laut (Kalsel), Gunung Mas (Kalteng), Lampung Timur, Mesuji (Lampung), Kep. Aru (Maluku), Manggarai (NTT), Merauke (Papua), Tambraw, Sorong, Raja Ampat (Papua Barat), Mamuju (Sulbar), Tolitoli (Sulteng), Nias, Nias Selatan, Padang Lawas (Sumut).

Selanjutnya, mereka diberi kesempatan untuk kembali mengabdi dengan mengikuti seleksi NS Individu.

Semoga pengabdian mereka mampu berkontribusi memperkuat layanan kesehatan primer di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan, serta meningkatkan peran dan eksistensi profesi kesehatan masyarakat di tanah air.

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

Organisasi profesi yang bersifat independen dan multidisipliner untuk kepentingan kesehatan masyarakat, memiliki visi untuk menjadi organisasi profesi bertaraf dunia dalam mencapai derajat kesehatan bangsa setinggi-tingginya.