Berita dan Kegiatan

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

 

Greetings from Public Health Congress 2018!!

 

Greetings from Public Health Congress-2018!!


We cordially invite your Society/Association to collaborate with us (as Media/Academic partner) for “5th World Congress on Public Health, Nutrition & Epidemiology” July 23-24, 2018 Melbourne, Australia and participate at this event. We wish to share with the excitement and ideas for creation and exchange of knowledge and information in the scientific field through our conference with your society members.

 

For more details, please go through: http://publichealth.conferenceseries.com/

 

We are happy to provide you with the following benefits:
• Logo of your association website in the conference home page;
• Recognition listing in the final conference program/proceedings;
• Logo of the association on the event’s banner;
• Logo on advertising materials, related to the event;
• Verbal recognition at the Inaugural Ceremony;
• Opportunity to take over and organize interested scientific track (s) / session (s) if any;
• Opportunity to organize a symposia/workshop for any interested people from your association;
• Opportunity to distribute brochures/issues during the event;
• Special discounts on registration fee to your members;
• Exclusive discounts to all your members- Journals, Conferences, eBooks.

 

All the participants from your association who take part in the event will get 15% discount on the registration fee.
We request you to partner with the conference as it would be a great help in attainment of knowledge for all the budding scientists and all the audience attending the conference.

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

IAKMI terlibat aktif pada program Nusantara Sehat sejak awal program ini diluncurkan Kemenkes RI tahun 2014. Pada Pertemuan Koordinasi Nusantara Sehat, 22-24 Nov 2017 di Makassar, IAKMI bersama organisasi profesi kesehatan lainnya kembali mengisi pembekalan materi kepada peserta NS batch 3-5 yang telah bertugas 12-18 bulan dan akan kembali ke Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) wilayah penempatan masing-masing, termasuk 48 orang yang berlatar belakang kesehatan masyarakat. Pemateri dari IAKMI DR. Ede Surya Darmawan, SKM, MDM (Ketua Terpilih PP IAKMI), Ansariadi, SKM, MSc-PH, PhD (Pengda IAKMI Sulsel), dan Halimah Siregar, SKM (Presiden PAMI/Pergerakan Anggota Muda IAKMI). Selamat bertugas dan salam sukses tim Nusantara Sehat 

 

 https://youtu.be/AgZdInScrgY

 https://youtu.be/ON3oqee48Pk

 https://youtu.be/YCcEy79xkgM

 https://youtu.be/VtMQxqtAzoI

 https://youtu.be/sJRvXmxeO9E

 https://youtu.be/XhrvvWsAkzs

https://youtu.be/XhrvvWsAkzs

 https://youtu.be/dKKDT7KeeEw

 https://youtu.be/Q26AUTi3UAQ

 https://youtu.be/2GumoCOtPM8

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

PP IAKMI Bekerjasama dengan  Kaukus Kesehatan DPR RI telah mengadakan Seminar Kesehatan Nasional

dengan Tema  "Bergerak Bersama dalam Rangka Penguatan Kelembagaan UKM untuk Melindungi Masyarakat dari Ancaman AIDS dan TB"

pada hari Kamis, 24 Agustus 2017, dengan Pembicara :

- Komisi IX DPR RI

- Ketua Kaukus Kesehatan DPR RI

- Kepala Staff Kepreseidenan RI

- Deputi BIdang Kesehatan Komenko PMK

- IAC

- dll.

 

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Yogyakarta, 1 Agustus 2017

Presiden RI Joko Widodo mengatakan imunisasi telah memberikan perlindungan terhadap 8 penyakit, yaitu Tuberkulosis, Campak, Difteri, Batuk Rejan, Tetanus, Polio, Hepatitis B, dan Hemofilus influenzae. Hari ini Presiden Jokowi mencanangkan satu jenis imunisasi baru yakni imunisasi Measles Rubellla (MR).

''Insya Allah, mulai hari ini kita akan memberikan perlindungan kepada satu penyakit lagi, yaitu Rubella, sehingga anak-anak kita akan terlindungi dari 9 penyakit. Meskipun jumlah penyakit yang dilindungi dengan imunisasi semakin bertambah, tapi jumlah suntikan yang diberikan kepada anak-anak kita tidak bertambah, berkat adanya vaksin kombinasi,'' kata Presiden Jokowi pada acara Pencanangan Imunisasi MR di MTsN 10 Yogyakarta, Selasa (1/8).

Di masa lalu, lanjut Presiden Jokowi, telah berhasil mewujudkan Indonesia bebas dari penyakit Cacar, Polio dan Tetanus. Di masa mendatang seharusnya mampu membebaskan rakyat dari berbagai penyakit lainnya, agar kita tidak ketinggalan dari bangsa-bangsa lain di dunia.

Program imunisasi, peningkatan status gizi masyarakat, dan program lingkungan sehat harus diutamakan, agar jumlah orang sakit akan menurun dan berdampak pada berkurangnya orang yang berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga pembiayaan kesehatan juga semakin efisien.

Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus semakin digalakkan agar berbagai masalah kesehatan dan angka morbiditas, mortalitas dan disabilitas akibat berbagai penyakit terus menurun.

''Anak yang sehat harus bebas penyakit, mempunyai status gizi yang baik, hidup dalam lingkungan sehat dan mendapat pendidikan yang berkualitas,'' kata Jokowi.

Melalui pemberian imunisasi MR ini, masalah penyakit campak dan rubella akan berangsur menghilang dan cacat bawaan pada bayi akibat rubella juga akan semakin menghilang. Setelah pencanangan ini, imunisasi MR akan dilaksanakan secara bertahap dan menjangkau seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi berharap agar seluruh masyarakat mendukung dan berperan dalam upaya mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020 melalui Kampanye Imunisasi MR.

''Saya serukan agar semua anak Indonesia, di seluruh Tanah Air, dibawa ke Pos pelayanan imunisasi yang terdekat untuk memperoleh imunisasi MR. Dengan imunisasi MR kita menciptakan bangsa Indonesia yang sehat, berkualitas, produktif dan berdaya-saing,'' ujar Presiden.

Presdien Jokowi mengatakan saat ini di Indonesia masih kurang dari 1 persen anak yang sudah mendapatkan imunisasi MR yakni 0,05 persen. Idealnya lebih dari 95 persen anak-anak sudah mendapatkan imunisasi MR bahkan seharusnya 100 persen.

''Pesan saya jangan meremehkan MR,'' tegas Presiden Jokowi.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,Kementerian Kesehatan RI.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Madinah, 1 Agustus 2017

Hari ini, Selasa 1 Agustus 2017, pukul 10.30, sudah 60 kloter jemaah haji mendarat di Bandara Internasional Prince Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah. Jemaah haji juga sudah mengalir memenuhi Masjid Nabawi Madinah Al Mukaromah, setiap shalat lima waktu, bahkan shalat Ashar kemarin, ruang utama sudah penuh dan jemaah yang belakangan sudah shalat menggunakan halaman masjid yang berpayung.

Sekalipun berpayung, halaman luar, masih panas, baik ubin, maupun udara. Kipas dan air yang memancar bersama udara kipas yang terdapat pada setiap tiang belum mencukupi untuk mengusir udara panas. Apalagi untuk jemaah haji Indonesia yang terbiasa dengan suhu normal kurang lebih 32 derajat celcius.

Menyikapi kondisi ini, Kabid Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Arab Saudi, dr. Etik Retno Wiyati, MARS menyampaikan ucapan terima kasih atas semangat dan kerja ikhlas dalam melayani kesehatan jemaah haji.

Dalam upaya pembinaan kesehatan jemaah haji di Arab Saudi kami himbau mengaktifkan Visitasi Jemah Haji Risti tanpa mengesampingkan jemaah non risti (jemaah risti merah minimal 2 hari sekali dipantau petugas dan perkuat promosi kesehatan kepada jemaah haji.

''Sampaikan kepada jemaah haji dalam beribadah agar menyesuaikan kondisi kesehatannya, membatasi aktifitas fisik yang tidak berkaitan dengan Ibadah Wajib'', tegas dr. Etik.

Selain itu, Kabid Kesehatan ini mengingatkan agar lebih mengintensifkan lagi pesan kesehatan terkait antisipasi cuaca panas dan ibadah sesuai aktifitas fisik, termasuk senantiasa berkoordinasi dengan Kepala Regu (Karu), Kepala Rombongan (Karom), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan Ketua Kloter dalam pembinaan kesehatan jemaah haji.

''Tetap semangat dan selalu ikhlas dalam melayani tamu Allah. Semoga upaya kita mendapat ridho dan kemudahan dari Allah SWT'', harap Etik.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

Organisasi profesi yang bersifat independen dan multidisipliner untuk kepentingan kesehatan masyarakat, memiliki visi untuk menjadi organisasi profesi bertaraf dunia dalam mencapai derajat kesehatan bangsa setinggi-tingginya.