Berita dan Kegiatan

Distribusi Sumber Daya Manusia Kesehatan Belum Merata

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

JAKARTA - Tantangan utama dalam pelayanan kesehatan adalah belum meratanya distribusi sumber daya manusia kesehatan. Seperti  dokter umum, dokter gigi, perawat, perawat gigi, bidan, kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, farmasi, analis laboratorium, dan tenaga gizi.

Atas dasar itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mewakili pemerintah mengapresiasi penyelenggaraan Program Nusantara Sehat. Program itu diakuinya memiliki tujuan menempatkan tenaga kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK).

“Sampai saat ini,  telah terdistribusi tenaga kesehatan sebanyak 1.422 orang yang terbagi menjadi 251 tim dan ditempatkan di 251 Puskesmas,”ujar Puan dalam siaran persnya, Rabu (17/5/2017).

Dia menuturkan, melalui Program Nusantara Sehat para tenaga kesehatan akan dikirim secara tim (team based). Tim ini, kata dia diharapkan dapat secara cepat melakukan penyesuaian, sehingga permasalahan pelayanan kesehatan di daerah tujuan dapat cepat ditangani. 

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga memberikan sejumlah pesannya seperti selalu mengutamakan keselamatan dan senantiasa menjaga kesehatan serta pesan positif lainnya. Selanjutnya, seluruh peserta program Nusantara yang akan tergabung dalam 60 tim yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu ini akan ditempatkan di 60 Puskesmas yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Tugas Tim Nusantara Sehat ini adalah tugas yang sangat mulia. Saya menaruh harapan dan penghormatan yang besar terhadap para peserta yang bergabung dalam Program Nusantara Sehat agar dapat berkonstribusi secara nyata di tempat penempatannya," ucapnya.

Peryataan ini juga disampaikan Puan dalam upacara Penutupan dan Pelantikan Tim Nusantara Sehat Batch VI di Pusdikkes kodiklat TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin. 

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

Organisasi profesi yang bersifat independen dan multidisipliner untuk kepentingan kesehatan masyarakat, memiliki visi untuk menjadi organisasi profesi bertaraf dunia dalam mencapai derajat kesehatan bangsa setinggi-tingginya.