Pengumuman

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan Badan Litbangkes, Kemenkes RI pada tahun 2016 menyelenggarakan Riset pembiayaan kesehatan di FKRTL. Riset ini akan dilaksanakan di 84 Rumah Sakit BLU/BLUD kelas A, B, C, dan D yang tersebar di 80 Kabupaten/Kota. Tujuan riset ini adalah menghitung unit cost dan mengukur kinerja keuangan rumah sakit. Riset ini membutuhkan PJT untuk ditempatkan di rumah sakit sampel riset. PJT akan direkrut dari kalangan akademisi, dan praktisi yang memenuhi kriteria dan akan diseleksi oleh tim teknis riset.

Kriteria PJT

  1. Pendidikan terakhir S2 diutamakan bidang Administrasi Rumah Sakit, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, dan Ekonomi Kesehatan
  2. Pendidikan S1 bidang Ekonomi Akuntansi, atau Pendidikan S1 (kesehatan masyarakat, farmasi, kedokteran, kedokteran gigi, dan keperawatan)
  3. Diutamakan berpengalaman dalam riset pembiayaan kesehatan, NHA, DHA, BOK, SUSENAS, IFLS, analisis biaya pelayanan kesehatan dan atau riset yang berkaitan dengan ekonomi yang dilaksanakan oleh Badan Litbangkes Kemenkes, Perguruan Tinggi, BPS, atau NGOs
  4. Memiliki laptop yang telah terinstall minimal Windows 7 dan Microsoft Office minimal 2010
  5. Mampu mengoperasikan Microsoft Office (terutama Access dan Excel)
  6. Memiliki account email aktif
  7. Tidak sedang terlibat dengan penelitian lain
  8. Tidak sedang hamil dan wajib melampirkan surat ijin suami
  9. Bersedia menandatangani kontrak kerja
  10. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia
  11. Bersedia mengikuti semua tahapan kegiatan: training of trainer (TOT) tanggal 7-14 Agustus 2016, training center (TC) dan pengumpulan data tanggal 18 Agustus s.d. 6 September 2016
  12. Memiliki Asuransi BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan lainnya

Bila sesuai kriteria tersebut, silahkan kirim dokumen soft copy:

  1. Ijazah dan transkrip nilai
  2. Surat Keterangan Lulus dari Perguruan Tinggi (bagi yang belum memperoleh ijazah S2)
  3. Riwayat Hidup (CV) beserta pas foto 4x6 cm (berwarna, 1 lembar) dan KTP atau tanda pengenal lain yang masih berlaku
  4. Melampirkan rekomendasi dari pimpinan Institusi yang bersangkutan bagi yang telah bekerja
  5. Surat pernyataan tidak sedang terlibat dengan penelitian lain (bermaterai 6000)
  6. Kartu peserta asuransi kesehatan (sesuai yang dimiliki)
  7. Surat ijin Suami 
  8. Surat Keterangan bersedia mengikuti semua tahapan kegiatan yang ditetapkan
  9. Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan

Catatan: Dokumen Hard Copy disiapkan pada saat wawancara

Pengiriman soft copy ditujukan kepada:

Sekretariat Riset Pembiayaan Kesehatan di FKRTL tahun 2016,
Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan-Badan Litbangkes Kemenkes RI.
Jl. Indrapura No.17 Surabaya 60176,
Telp. 031-3528748 ext. 146, Fax. 031-3528749.
Contact Person: 081333154047 (Naufal), 085322828820 (Miftah);
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Batas pengiriman soft copy pada tanggal 18 Juli 2016

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

BAGI PENDAFTAR YANG BERKASNYA TELAH LENGKAP DIVERIFIKASI HINGGA AKHIR JANUARI 2016

Pada tanggal 7 November 2014, PP IAKMI telah membuat Surat Edaran kepada Tenaga Kesehatan Masyarakat se-Indonesia tentang Tata Cara Pendaftaran Keanggotaan IAKMI, yang antara lain berisi:

  • Pendaftar mengirimkan Lembar Isian Pendaftaran Anggota IAKMI beserta lampirannya (scan KTP, scan ijazah, scan bukti transfer pembayaran uang pendaftaran) melalui email ke PP IAKMI.
  • Uang pendaftaran tersebut sebesar Rp. 250.000,- dengan rincian : Rp. 100.000,- sebagai uang pangkal dan Rp. 150.000,- sebagai biaya bank (biaya cetak KTA ATM: Rp 41.000,-, dan deposit di Bank BNI: 109.000,- yang statusnya menjadi milik anggota).\
  • Sambil menunggu pembuatan KTA/ATM BNI, pendaftar yang berkasnya telah diverifikasi mendapatkan “KTA Temporer/Sementara” yang dapat diakses sendiri oleh pendaftar melalui website IAKMI.

Sehubungan dengan waktu pengurusan yang telah berlangsung lama dan semakin banyaknya pertanyaan dari para pendaftar se-Indonesia untuk mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) IAKMI, bersama ini kami sampaikan pemberitahuan dan penjelasan tentang proses dan situasi terakhir pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) IAKMI, sebagai berikut:

  • Proses pembuatan KTA ATM di Bank BNI ternyata tidak optimal, yaitu bentuk kartu tidak dapat menampilkan identitas IAKMI melainkan hanya berbentuk ATM umum biasa. Untuk itu, kami putuskan mencari alternatif bank lain.
  •  Pada tanggal 10 Februari 2015, PP IAKMI membuat surat ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk permohonan kerjasama pembuatan KTA ATM.
  • Pada awalnya, pihak BRI telah setuju dan menyanggupi pembuatan KTA ATM tersebut (istilahnya: co-branding). Disain kartu yang sesuai dengan permintaan IAKMI bahkan telah dibuatkan oleh pihak Bank BRI dan mengatakan bahwa kartu akan selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama.
  • Namun, hingga bulan Oktober 2015 Bank BRI belum merampungkan pembuatan KTA ATM tersebut meskipun PP IAKMI telah berkali-kali bertanya dan melakukan klarifikasi ke Bank BRI.
  • Pada tanggal 6 November 2015, Bank BRI mengirimkan surat resmi ke PP IAKMI tentang klarifikasi kelanjutan kerjasama co-branding yang intinya menjelaskan bahwa saat ini Kantor Pusat Bank BRI sedang melakukan review atas seluruh kerjasama co-branding yang berjalan sehingga proses penerbitan kartu co-branding IAKMI belum bisa dilanjutkan (terpending) sambil menunggu proses review selesai.

Berhubung pihak Bank BRI tidak dapat memberikan informasi yang pasti dan jelas tentang kapan proses review tersebut selesai, sementara pertanyaan dan permintaan KTA ATM dari para pendaftar semakin banyak yang datang ke PP IAKMI, maka PP IAKMI pada rapat pengurus tanggal 7 Januari 2016 membuat keputusan sebagai berikut:

  1. Menunda / tidak melanjutkan pembuatan KTA ATM pada saat ini dan akan direview rencana selanjutnya pada Konas IAKMI XIII di Massakar.
  2. Membuat KTA IAKMI dengan disain bentuk dan bahan seperti ATM sebagai KTA IAKMI permanen.
  3. Uang biaya bank yang telah dibayarkan pendaftar sebesar Rp. 150.000,- dapat dipergunakan oleh pendaftar sebagai biaya iuran anggota untuk tiga tahun keanggotaan, sehingga pendaftar tidak perlu lagi membayar iuran anggota setelah 1 tahun mendapatkan KTA IAKMI (merujuk surat edaran tanggal 7 November 2014).
  4. Jika belum berkenan untuk membayar iuran anggota tersebut, pendaftar diberikan kebebasan memilih salah satu alternatif berikut:
  1. Mendapatkan Jurnal Majalah Kesehatan Masyarakat edisi terakhir + Buku Prosiding Abstrak FIT I IAKMI, Bandung 2015 (100 halaman)
  2. Mendapatkan Buku Prosiding Full Paper Mukernas XIII IAKMI Padang, 2014 (400 halaman)
  3. Mendapatkan voucher diskon biaya pendaftaran Konas XIII IAKMI / FIT II IAKMI, Makasar November 2016 senilai Rp. 150.000,-
  4. Mendapatkan 1 jacket IAKMI
  5. Mendapat pengembalian uang sebesar Rp. 150.000,- (termasuk biaya transfer antar bank)

Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, PP IAKMI membuat KTA IAKMI permanen tersebut dengan tidak menggunakan dana milik pendaftar.

  • Jumlah KTA yang telah dicetak sebanyak 13.641 buah, yaitu pendaftar yang berkas datanya telah lengkap dalam proses verifikasi hingga akhir Januari 2016 dan telah mendapatkan nomor anggota/ telah menerima KTA temporer.
  • Masa berlaku KTA IAKMI permanen tersebut adalah 1 Januari 2016 hingga 31 Desember 2018. Bagi pendaftar-pendaftar berikutnya, masa berlaku KTA IAKMI permanen diawali dari tanggal selesainya verifikasi.

Sehubungan dengan penjelasan di atas, PP IAKMI telah mencetak dan mengirimkan 13.641 KTA IAKMI permanen tersebut ke alamat tiap-tiap Pengda.

Untuk itu, bagi pendaftar yang berkas datanya telah lengkap dalam proses verifikasi hingga akhir Januari 2016 dan telah mendapatkan nomor anggota/ telah menerima KTA temporer, kami persilakan berhubungan langsung dengan Pengda masing-masing untuk mendapatkan Kartu IAKMI permanen.

Bagi pendaftar yang belum berkenan membayar iuran anggota dan ingin memilh 1 dari 5 alternatif penggunaan dana di atas, dapat melakukan proses persetujuan penggunaan dana tersebut melalui website www.iakmi.or.id sebelum tanggal 30 Juni 2016. Jika setelah tanggal tersebut pendaftar belum melakukan proses persetujuan tersebut, PP IAKMI akan menggunakan dana tersebut sebagai iuran anggota untuk 3 tahun keanggotaan.

Perlu kami sampaikan juga bahwa untuk memperlancar proses pendaftaran anggota IAKMI selanjutnya, PP IAKMI akan menggunakan sistem online registration melalui website www.iakmi.or.id. Data dari 13.641 pendaftar di atas akan masuk dalam database web tersebut. Anggota yang telah memiliki KTA memiliki akses khusus untuk mendapatkan full paper jurnal, materi presentasi, akses e-books, diskon biaya pendaftaran acara nasional/internasional public health (konas, mukernas, seminar, workshop, training), dll.

Demikian informasi ini kami sampaikan dengan sebenar-benarnya sebagai wujud tanggung-jawab kami dalam menjalankan amanah ini. Kami sangat menghargai kesabaran pendaftar yang telah menunggu lama terhadap hasil proses ini, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Semoga proses ini menjadi pengalaman berharga bagi kami dan kita semua untuk bersama-sama menata dan memajukan organisasi profesi kita tercinta.  

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang baik.

 

Hormat kami,

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kepada Yth. Bapak/Ibu/Sdr.

Pendaftar Anggota IAKMI Se-Indonesia

Salam sehat,

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Anda yang telah mendaftarkan diri menjadi anggota IAKMI sebagai wujud kepedulian Anda dalam memajukan profesi dan berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan bangsa. Bagi Anda yang berkas pendaftarannya telah lengkap diverifikasi hingga akhir Januari 2016 dan telah mendapatkan KTA IAKMI temporer, kami persilakan Anda untuk berhubungan langsung dengan Pengurus Daerah (Pengda) IAKMI di provinsi Anda masing-masing untuk mendapatkan KTA IAKMI permanen.

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

IAKMI bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI membuka kesempatan kepada para ahli kesehatan masyarakat Indonesia yang memiliki motivasi tinggi untuk dapat berpartisipasi dalam pengembangan dan penelitian di bidang kesehatan dan mampu bekerja dengan tim, memiliki komitmen dan integritas dalam rangka validasi SIRKESNAS dan PTM tahun 2016.

 Persyaratan Validator SIRKESNAS

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

Organisasi profesi yang bersifat independen dan multidisipliner untuk kepentingan kesehatan masyarakat, memiliki visi untuk menjadi organisasi profesi bertaraf dunia dalam mencapai derajat kesehatan bangsa setinggi-tingginya.