PERNYATAAN SIKAP IAKMI: VAKSINASI BUKAN SOLUSI AKHIR, FAKTOR TERPENTING ADALAH UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT PROMOTIF-PREVENTIF

Sejak pemerintah melaporkan resmi kasus pertama pada tanggal 2 Maret 2020, hingga 24 Oktober 2020 terkonfirmasi 385.980 kasus positif COVID-19 di seluruh Indonesia. Tren kasus masih terus meningkat, belum terlihat adanya kecenderungan kurva melandai, dengan jumlah kasus harian cenderung di atas 4.000 selama 1 bulan terakhir. Tingkat hasil tes positif/positivity rate (jumlah kasus dibagi jumlah orang yang dites COVID) sebesar 14,2%, jauh di atas standar aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5% (lima persen). Sebanyak 13.205 orang telah meninggal dunia (3,4%), sementara 309.219 telah sembuh. 

Seruan Nasional Dampak Pandemi COVID-19: Selamatkan Masa Depan 25 Juta Anak Indonesia !

Enam bulan telah berlalu sejak kasus COVID-19 pertama diumumkan oleh Presiden RI. Hingga 10 Agustus 2020, sebanyak 3928 anak terkonfirmasi dengan COVID-19, 59 diantaranya meninggal dunia.

Pelayanan kesehatan dasar terhambat, jutaan ibu dan anak pun kehilangan akses untuk mendapat pelayanan kesehatan dasar.

Hingga bulan Juli 2020, baru 43 % anak yang mendapat vaksinasi campak-rubella, dan tidak sampai 10 % yang mendapatkan vaksin polio (IPV). 

Gangguan pelayanan pemeriksaan ibu hamil pun menyebabkan tidak terdeteksinya kehamilan risiko tinggi, sehingga kematian pada ibu hamil akan melonjak.

Saat klaster keluarga makin merebak, masa depan 25 juta anak Indonesia dibayangi berbagai ancaman: kehilangan orang tua akibat pandemi, datangnya wabah penyakit lainnya akibat rendahnya imunisasi, dan beban ekonomi bagi negara untuk jangka panjang jika keadaan ini berlarut-larut.

PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia), PP IAKMI (Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia), DPP PPNI (Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia), PP IBI (Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia) dan GKIA (Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak ) menyerukan pentingnya untuk selamatkan masa depan 25 juta anak Indonesia!

KONFERENSI NASIONAL KESEHATAN REPRODUKSI: FORUM ILMIAH TAHUNAN IAKMI VI DAN PELUNCURAN KNOWLEDGE HUB

IAKMI berkolaborasi dengan Knowledge Hub Kesehatan Reproduksi Indonesia serta bekerja sama dengan UNFPA dan BAPPENAS Menyelengarakan KONFERENSI NASIONAL KESEHATAN REPRODUKSI:  FORUM ILMIAH TAHUNAN IAKMI VI DAN PELUNCURAN KNOWLEDGE HUB. Rangkaian Acara tersebut terdiri dari berbagai kegiatan antara lain

WEBINAR P2KB TENAGA KESMAS: MANAJEMEN PENANGANAN COVID-19 BERBASIS KOMUNITAS

WEBINAR P2KB TENAGA KESMAS: MANAJEMEN PENANGANAN COVID-19 BERBASIS KOMUNITAS

Talkshow and Quiz : Pemuda Akar Rumput Lawan COVID-19

Webinar Series IAKMI Cyber Apprentice Network. Talkshow and Quiz : Pemuda Akar Rumput Lawan COVID-19

SURVEI PP IAKMI : Kesehatan Ibu Hamil & Ibu dengan Bayi dan Balita

Untuk memotret dampak COVID-19 terhadap kesehatan ibu hamil, ibu dengan bayi dan balita.

Webinar PP IAKMI Series : "Penanggulangan HIV-AIDS: Kebijakan dan Strategi di Tengah Pandemi COVID-19

PP IAKMI bersama DKT Indonesia mengadakan Webinar dengan tema "Penanggulangan HIV-AIDS: Kebijakan dan Strategi di Tengah Pandemi COVID-19"

WEBINAR ICU 3: Dampak COVID-19 pada Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak : Preventing a Lost Indonesia

Webinar IAKMI Cyber University

Dampak COVID-19 pada Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak :  Preventing a Lost Indonesia