• Webinar Series IAKMI Cyber Apprentice Network: Kesehatan Neonatal di Indonesia: Mengapa Stagnan?

    Webinar Series IAKMI Cyber Apprentice Network: Kesehatan Neonatal di Indonesia: Mengapa Stagnan?

  • PRESS RELEASE BAHAYA ROKOK ELEKTRONIK DAN STATUS KEBIJAKAN DI INDONESIA

    PRESS RELEASE BAHAYA ROKOK ELEKTRONIK DAN STATUS KEBIJAKAN DI INDONESIA

  • Seruan Nasional Dampak Pandemi COVID-19: Selamatkan Masa Depan 25 Juta Anak Indonesia !

    Seruan Nasional Dampak Pandemi COVID-19: Selamatkan Masa Depan 25 Juta Anak Indonesia !

  • SUBMIT ABSTRAK KONFERENSI NASIONAL KESEHATAN REPRODUKSI : PELUNCURAN KNOWLEDGE HUB DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IAKMI VI DIPERPANJANG

    SUBMIT ABSTRAK KONFERENSI NASIONAL KESEHATAN REPRODUKSI : PELUNCURAN KNOWLEDGE HUB DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IAKMI VI DIPERPANJANG

  • RAPAT KOORDINASI SINKRONISASI DAN PENGENDALIAN - IAKMI & KEMENKO PMK

    RAPAT KOORDINASI SINKRONISASI DAN PENGENDALIAN - IAKMI & KEMENKO PMK

  • 5 dekret iakmi

    5 dekret iakmi

Selamat Datang di Website IAKMI

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia

Organisasi profesi yang bersifat independen dan multidisipliner untuk kepentingan kesehatan masyarakat, memiliki visi untuk menjadi organisasi profesi bertaraf dunia dalam mencapai derajat kesehatan bangsa setinggi-tingginya.

Berita

PRESS RELEASE BAHAYA ROKOK ELEKTRONIK DAN STATUS KEBIJAKAN DI INDONESIA

Jakarta, 15 Oktober 2020 ------ Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) hari ini mengadakan webinar mengenai rokok elektronik dengan fokus pembahasan mengenai bahaya rokok elektronik dan sejauh mana aturan kebijakannya di Indonesia. Narasumber pada acara ini adalah: Catlin Rideout, Deputy Director Tobacco Control Department, The Union, Ridhwan Fauzi, S.K.M., M.P.H., Ketua Pokja Pengendalian Tembakau Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, dr. Riskiyana Sukandi Putra, M.Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat , Kemenkes RI, dan Dra. Tri Asti Isnariani, Apt, M. Pharm, Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu dan Ekspor Impor Obat NAPZA. 

Seruan Nasional Dampak Pandemi COVID-19: Selamatkan Masa Depan 25 Juta Anak Indonesia !

Enam bulan telah berlalu sejak kasus COVID-19 pertama diumumkan oleh Presiden RI. Hingga 10 Agustus 2020, sebanyak 3928 anak terkonfirmasi dengan COVID-19, 59 diantaranya meninggal dunia.

Pelayanan kesehatan dasar terhambat, jutaan ibu dan anak pun kehilangan akses untuk mendapat pelayanan kesehatan dasar.

Hingga bulan Juli 2020, baru 43 % anak yang mendapat vaksinasi campak-rubella, dan tidak sampai 10 % yang mendapatkan vaksin polio (IPV). 

Gangguan pelayanan pemeriksaan ibu hamil pun menyebabkan tidak terdeteksinya kehamilan risiko tinggi, sehingga kematian pada ibu hamil akan melonjak.

Saat klaster keluarga makin merebak, masa depan 25 juta anak Indonesia dibayangi berbagai ancaman: kehilangan orang tua akibat pandemi, datangnya wabah penyakit lainnya akibat rendahnya imunisasi, dan beban ekonomi bagi negara untuk jangka panjang jika keadaan ini berlarut-larut.

PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia), PP IAKMI (Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia), DPP PPNI (Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia), PP IBI (Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia) dan GKIA (Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak ) menyerukan pentingnya untuk selamatkan masa depan 25 juta anak Indonesia!

Pendekatan Pentahelix Dalam Tangani Covid-19 Ala RM Padang

Acara Webinar dengan topik “Mengapa harus PERDA?: Tantangan Implementasi Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru, Pendekatan Pentahelix Tangani COVID-19 ala RM Padang”dibuka dengan sambutan dr. H. Suir Syam, M.Kes, MMR. (Ketua Kaukus Kesehatan DPR RI), Letnan Jenderal TNI Doni Monardo (Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID 19), Dr. Nata Irawan (Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri) dan Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D(Ketua Disaster Risk Reduction Center (DRRC) UI), serta Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H (Rektor Universitas Andalas) (22/9)

Pendekatan Pentahelix Dalam Tangani Covid-19 Ala RM Padang

Acara Webinar dengan topik “Mengapa harus PERDA?: Tantangan Implementasi Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru, Pendekatan Pentahelix Tangani COVID-19 ala RM Padang”dibuka dengan sambutan dr. H. Suir Syam, M.Kes, MMR. (Ketua Kaukus Kesehatan DPR RI), Letnan Jenderal TNI Doni Monardo (Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID 19), Dr. Nata Irawan (Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri) dan Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D(Ketua Disaster Risk Reduction Center (DRRC) UI), serta Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H (Rektor Universitas Andalas) (22/9)

Pekon Lampung Lawan Covid-19 dengan Strategi Pentahelix

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) bekerjasama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) mengadakan Webinar dengan tema ”Pekon/Tiuh Pekhang Melawan Corona di Sai Bumi Ruwa Jurai, Menguak Strategi Pentahelix Lampung Lawan Covid-19” pada Jumat, 18 September 2020.

Rubrik & Jurnal

Rubrik Ilmiah / Tulisan & Pendapat Ahli

Coming Soon.

Ingin menjadi anggota IAKMI ?

DAFTAR

Mitra IAKMI